6 Wanita Indonesia yang Layak Kamu Teladani, Agar Hidup Tak Cuma Galau Soal Jodoh & Materi

0
639
Advertising
Advertising

6 Wanita Indonesia yang Layak Kamu Teladani, Agar Hidup Tak Cuma Galau Soal Jodoh & Materi
Mencetak kesuksesan & prestasi gemilang adalah virtual seluruh orang, tidak terkecuali kamu para perempuan. Mungkin kamu bercita-cita ikut memperbaiki sistem di negeri ini, sebagai sosok inspiratif yang melenggang hingga luar negeri, atau mungkin ingin sebagai ibu rumah tangga yang berpendidikan tinggi.

Semua itu mulia, namun tentu tidak bisa kamu raih memakai berpangku tangan saja. Ingin jadi perempuan sukses itu ibaratnya bekerja dua kali, karena selain mengusahakan kesuksesanmu sendiri, kamu dituntut warga buat tidak melupakan kodrat. Pudah bagi perempuan buat menyerah sebelum bisa mencium kesuksesan. Mereka lebih menentukan sebagai biasa-biasa saja & berkorban demi kesuksesan orang di sekitarnya.

Tapi dikala kamu hendak menyerah, ingatlah bahwa kamu bukan satu-satunya perempuan di dunia yang sedang berusaha. Alih-alih menghabiskan waktu buat menggalau ihwal jodoh & calon suami, poly perempuan di luar sana yang maupun sibuk mengaktualisasi diri. Bukankah layak jikalau kita berakibat mereka ilham?

1. Bayangkan betapa mudahnya bagi Dian Sastro buat sukses hanya memakai menjual tampang. Tapi sebaliknya, dia rela rehat dari gemerlap dunia hiburan demi pendidikan.

Semua orang sempurna memahami kalau Dian Sastro adalah primadona selebriti Indonesia sepanjang zaman. Kita seluruh tumbuh menyaksikan wajahnya di majalah & layar lebar. Selain kemampuan aktingnya yang apik, wajah yang anggun & menarik maupun jadi faktor kesuksesannya di dunia hiburan. Namun dia memahami bahwa kecantikan luar tidaklah selalu bisa diandalkan.

Dia rela rehat dari gemerlapnya dunia hiburan buat buat merampungkan pendidikan. Terbukti  dia berhasil lulus sarjana dari Jurusan Filsafat Fakultas Ilmu & Budaya Universitas Indonesia pada tahun 2007. Selang beberapa tahun, dia maupun melanjutkan sekolah masternya di Jurusan Manajemen Keuangan, Fakultas Ekonomi, UI. Selain pendidikan, rasa perhatian pada famili & jiwa sosial maupun dia miliki. Kini dia sebagai ibu dari dua orang anak & mendirikan yayasan yang dinamainya Dian Sastrowardoyo.

Meski dia sudah punya wajah yang anggun, Dian Sastro tidak lantas hanya sibuk merias diri & berhenti belajar & mengembangkan diri.

Kita yang wajahnya tidak lebih anggun Dian Sastro, apakah masih merasa jumawa hanya memakai mengandalkan penampilan saja? 

2. Hujatan bisa simpel saja membuatnya menangis di pojok kamar. Tapi, Agnez Mo justru menjadikannya cambuk buat mewujudkan mimpi yang lebih tinggi

Artis yang awalnya terkenal sebagai seniman cilik ini memang patut diacungi jempol kalau soal kegigihan meraih mimpi. Sejak umur 6 tahun, dia sudah terjun ke dunia hiburan sebagai penyanyi cilik. Tahun demi tahun, karirnya terus semakin tinggi memakai aktif menjajal profesi yang lain mirip presenter, pemain sinetron, hingga main film garapan luar negeri.

Namun, jalan hidupnya bukan berarti baik-baik saja. Dia sering mendapatkan kritik pedas & hujatan soal gaya penampilannya. Selain itu, dia maupun tidak absen dari cibiran dari poly orang ihwal obsesinya pergi beranjak di Amerika.

Di balik itu, Agnez tetap cuek saja. Setelah beberapa waktu lalu merilis single Coke Bottle memakai produser kenamaan Timbaland, Agnez tetap berjuang sekeras umumnya buat bisa mewujudkan mimpi menembus pasar musik Amerika yang memang dikenal tidak ramah bagi penyanyi berpenampilan Asia. Dia bahkan menggaet penghargaan di ajang MTV Iggy atas lagunya.

Seberapapun hujatan yang didapat, dia tidak lantas hanya mengurung diri di pojokan kamar. Dia justru berakibat hal itu sebagai cambuk yang membuatnya terus semangat buat berkarya.

Jika mendapatkan komentar tetangga saja semangatmu tergulung sirna, pantaskah kamu merasa lebih baik dari Agnes Monica?

3. Medina Kamil adalah bukti bahwa kelembutan khas perempuan tidak lantas berarti ringkih dalam menghadapi tantangan.

Medina Kamil adalah satu dari presenter Jejak Petualang yang disukai poly kalangan. Meski wajahnya tanpa makeup tebal, dia mampu menghipnotis penonton buat tetap mengikuti petualangannya ke aneka macam tempat. Selama bertugas sebagai presenter kegiatan lapangan, tentu tidak terhindar dari kejutan-kejutan dari alam.

Setidaknya, dia pernah terombang-ambing di atas Laut Arafuru selama seharian. Hingga akhirnya dia terdampar di sebuah pulau yang tidak dikenal orang & hidup selama 4 hari tanpa bantuan. Alih-alih menyerah dikala menghadapi musibah, dia justru berjuang hidup dalam segala keterbatasan. Perjuangannya tidak sia-sia, dia berhasil selamat & kembali ke rumah. Pengalaman ini tidak lantas membuatnya takut berekspedisi. Sebaliknya, dia makin berani berpetualang lagi. Nah, pengalaman inilah yang membuatnya mendapat penghargaan Unbreakable Woman dalam suatu ajang.

Musibah yang kamu alami boleh jadi sebenarnya tidak semengerikan Medina Kamil. Mengapa sesusah itu mengumpulkan keberanian buat bersinar?

4.  Setelah merasa terbuang karena tekanan politik dalam pemerintah Indonesia, Sri Mulyani Indrawarti mengharumkan nama bangsa memakai mengabdi di level dunia.

Setiap dari kita sempurna selalu berharap Indonesia sebagai negara yang akbar. Namun, kadang kita hanya bisa mengandalkan orang-orang pandai & bijak buat mewujudkan itu seluruh. Nah, satu dari orang yang sebagai pencerah itu seluruh adalah Sri Mulyani. Wanita yang sudah berumur 52 tahun ini bisa dibilang primadona buat soal kasus ekonomi. Tercatat kini dia adalah satu-satu orang Indonesia sekaligus perempuan pertama yang pernah mendapatkan jabatan tinggi di World Bank, yaitu Direktur Pelaksana.

Bukan berarti simpel buat mencapai ke sana, Sri Mulyani perlu merangkak perlahan hingga prestasinya sebagai gemilang. Sebelumnya dia pernah beberapa kali menjabat sebagai menteri & mencetak aneka macam prestasi, namun kasus politik membuatnya harus undur diri. Merasa terombang-ambing karena suasana politik yang tidak sehat di dalam negeri, membuatnya menentukan pergi ke luar negeri & mengabdikan diri melayani dunia dari ilmu yang dia miliki. Merasa tidak dihargai sang negara sendiri bukan sebagai alasan buat berhenti menciptakan Indonesia bangga. Dia justru selalu berusaha menunjukkan kebaikan pada poly orang memakai aneka macam cara.

Apakah kamu yang simpel mencaci maki pemerintah sudah cukup poly berkontribusi pada pemugaran syarat negeri?

5. Datang dari famili terpandang tidak membuatnya berleha-leha dalam mengejar keinginan. Najwa Shihab maupun berjuang dari bawah, sama mirip kita.

Wajah kearab-araban ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi seluruh penikmat TV. Fakta-fakta yang terkuak dalam program Mata Najwa sering menciptakan mata terbelalak. Hal ini dikarenakan pertanyaan & analisisnya yang tajam selalu menciptakan orang terpana. Gak sporadis dia mewawancarai tokoh politik & tokoh akbar. Kini namanya semakin bersinar memakai gaya wawancaranya yang cerdas.

Awalnya, poly orang memandang sebelah mata atas prestasi Najwa. Ada yang bilang dia mendompleng nama ayahnya, Quraish Shihab pakar tafsir & mantan menteri. Padahal dia maupun bekerja keras buat bisa sebagai jurnalis terkenal kini ini. Dia memulai karir sebagai jurnalis dari liputan dikala terjadi peristiwa Tsunami di Aceh. Karena aksinya yang emosional dikala melaporkan peristiwa, perlahan namanya mulai dikenal warga. Pada tahun 2006, akhirnya dia terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV. Usahanya tidak hingga disitu saja,  tahun 2011  perempuan yang akrab disapa Nana ini meraih penghargaan Young Global Leader (YGL) 2011 dari World Economic Forum (WEF) di Swiss.

Najwa Shihab yang anak tokoh akbar saja butuh usaha keras buat sukses mirip kini. Apalagi kita, yang berasal dari famili yang lebih sederhana?

6. Ibu Susi Pudjiastuti mengacungkan jari tengah pada kegagalan cinta. Ia menentukan menegakkan kepala, memahami ada kesuksesan yang menunggu di depannya

Setiap orang sempurna ingin punya pasangan, tidak terkecuali perempuan bertenaga mirip Susi Pudjiastuti. Prestasinya dalam bidang usaha sangatlah gemilang. Setelah sukses jadi juragan ikan, kini beliau maupun perusahaan penerbangan. Sekarang, beliau dikenal sebagai Menteri Kelautan & Perikanan RI.

Wanita nyentrik ini memang sering sebagai sorotan media karena sikapnya yang tegas dalam menciptakan kebijakan. Di balik ketangguhannya, beliau menyimpan cerita asmara yang bisa kamu pelajari.

Sebuah wawancara mengungkapkan bahwa beliau sudah pernah menikah 3 kali. Gagal di pernikahan pertama, beliau punya satu anak laki-laki. Setelah itu, beliau menikah lagi memakai orang asing dari Swiss. Sayangnya penikahan keduanya maupun harus kandas. Seorang putri sebagai buah cinta dari suaminya yang kedua. Tak larut dalam kegaluan, Susi Pudjiastuti tetap menjalani hidup sebagai seseorang pebisnis. Beliau asyik menjual ikan & merekrut poly karyawan. Setelah itu, akhirnya beliau menikah lagi memakai seseorang pria sumber Jerman, Christian von Strowberg. Hingga kini, mereka hidup memakai senang.

Sebagai perempuan, sekuat apapun Susi Pudjiastuti, pastilah beliau mencicipi patah hati dari kegagalannya dalam asmara. Tapi beliau justru terus berkarya &  asyik mengatur ikan-ikan Indonesia.

Galau soal jodoh memang tidak dosa, akan namun  alangkah baiknya kamu maupun memikirkan poly hal yang lainnya. Jangan terpaku pada kegagalan yang satu itu, karena ada poly keberhasilan di masa depan yang menantimu.

Jalan hidup tiap orang memang tidak pernah sama, akan namun tidak ada salahnya mengambil ilham dari orang lain buat mendapatkan kesuksesan yang sama. Karena hidup seseorang tidak pernah paripurna, tepat cita rasanya mengambil nilai positif dari hidup seseorang yang kamu anggap baik.

Semoga mereka mampu menginspirasimu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here