7 Trik Mudah Memasarkan Bisnismu yang Baru Seumur Jagung pada Media Sosial
Hai entrepreneur muda Indonesia! Kamu niscaya udah tahu dan paham sahih manfaat media umum misalnya Facebook, Twitter, Instagram, sapai Path sebagai indera promo untuk bisnis yg engkau jalankan. Baik engkau seorang penyedia jasa maupun produsen barang-barang bermutu, media umum memberi engkau kesempatan untuk bertemu beserta calon konsumen.

Tapi ingat cuma kesempatan lho ya, bila engkau masih memakai cara yg biasa-biasa aja kepada media umum jangan harap engkau mampu terhubung beserta mereka. Untuk engkau yg masih baru (dan berpengalaman jua boleh) dalam pemasaran media umum, trik-trik berikut mampu engkau coba untuk meningkatkan kontak beserta calon konsumen sampai akhirnya engkau mampu memperoleh pelanggan baru. Penasaran apa aja trik-nya?

1. Coba cari nama bisnismu kepada kolom search atau via Google, lalu tunjukkan empatimu kepada pelanggan

Menjalankan pemasaran via media umum gak mengharuskan engkau nge-tweet atau memposting beserta bahasa yg kaku. Semua orang jua tahu kalau engkau bukan robot, jadi jangan bertindak misalnya robot. Kamu wajib tetap manusiawi, ramah dan mau mendengarkan keluhan pengguna media umum. Karena dari keluhan tersebut engkau mampu masuk ke dalam dialog yg membekas kepada ingatan mereka. Jangan ragu buat memasukkan kata kunci ke kolom Search twitter, karena hari ini semua keluhan dilempar ke Twitter.

Misalnya kalau engkau pengusaha restoran baru (sebut saja @restoMawar) dan mengandalkan media umum untuk pemasaran, tambahkan kata kunci Pesanan usang atau pelayanan jelek kepada pencarian twitter, beserta jangkauan pencarian disetel untuk radius dalam kota engkau aja. Ketika engkau menemukan tweet semacam Aduh makan kepada @restoAAA gak rekomen banget. Pelayannya jelek, pesanan usang diantar #fail segera respon keluhan tersebut beserta tweet empati (dengan akun twitter resmi resto engkau tentunya) beserta, Sayang banget lunch engkau jd gak asik, Bob. Semoga hari engkau tetap menyenangkan. Cheers! 

Apakah Bob langsung pindah ke restoran engkau? Kemungkinan nggak. Tapi besok kalau Bob mau makan siang lagi, resto engkau niscaya jadi pilihan pertamanya. Lalu ketika Bob check-in lewat Path atau sekedar Like Page resto engkau kepada Facebook, teman-temannya akan melihat dan bertanya apa restorannya enak? Aika pelayanan dan kualitas yg engkau berikan memang oke, Bob niscaya merekomendasikan restomu ke teman-temannya. Cara ini jua berlaku kalau engkau menunjukkan jasa kepada media umum, contohnya bila engkau seorang fotografer, bubuhkan keyword Cari fotografer kepada pencarian engkau.

2. Feedback dari pelanggan itu terdapat buat direspon. Bukan diabaikan!

Sekitar 60% merk besar yg udah punya nama gak merespon semua keluhan, pertanyaan, saran, dan pujian yg disampaikan pelanggan serta calon pelanggan lewat beragam media umum yg mereka miliki. Padahal, dari merekalah engkau mampu mengambil kesempatan untuk meraih perhatian mereka yg terabaikan. Sama misalnya contoh perkara restoran kepada atas. Dengan merespon engkau jua pertanda usaha untuk menghasilkan pelanggan datang pergi.

Aika pelanggan complain, jangan abaikan dan hapus tweet/komen dari mereka (bila engkau hapus atau abaikan keluhan mereka, kesan yg timbul merupakan pelanggan engkau gak penting), pakai kesempatan itu untuk melihatkan ke publik bahwa engkau beritikad baik menyelesaikan problem tersebut. Setelah itu baru minta pelanggan tersebut buat berkomunikasi lewat jalur email atau SMS yg lebih pribadi. Ketika engkau merespon, selalu pakai merk voice yg selama ini selalu engkau pakai, entah itu kalem, lucu atau pake sapaan bro atau sis.

Semua pengusaha dan perusahaannya niscaya menghasilkan kesalahan, tetapi problem bukan terletak kepada kesalahan tersebut. Masalah baru timbul ketika engkau gak punya itikad baik bilang Kami mohon maaf atas dan memperbaiki apa yg dikeluhkan pelanggan.

3. Gak usah jualan melulu, bercakaplah beserta pelangganmu

Tell, dont sell. Sering-seringkali dengan jargon barusan karena pelanggan cenderung kurang simpati beserta merk yg jualan habis-habisan, promo tiap menit tanpa mau mengenal pelanggannya lebih dekat. Kekuatan pokok media umum mucul ketika engkau menggunakannya untuk menceritakan pengalaman pribadi, bukan buat jualan semata.

Ceritakan pengalamanmu yg masih berkaitan beserta bisnis yg engkau jalankan, kalau mau ambil contoh resto diatas, ceritakan pengalamanmu menyantap hidangan Tahiland terlezat yg pernah engkau cicipi waktu berkunjung ke negara tersebut. Atau ceritakan bagaimana Nenek engkau menurunkan resp andalannya sampai menginspirasi engkau untuk berbagi nikmatnya resep nenek kepada semua orang.

Dengan menceritakan pengalaman pribadi yg menginspirasi engkau menjalankan usaha, pelanggan engkau bakal ikut menceritakan kisahmu ke calon pelanggan baru. Tidak lupa, engkau ajak jua pengikut engkau kepada media umum untuk menceritakan pengalamannya masing-masing. Buat apa repot-repot mendengar cerita mereka? Karena dari cerita mereka secara gak langsung engkau mampu mendengar apa yg mereka butuhkan.

4. Jangan berinteraksi misalnya robot. Jadilah otentik. Bicaralah beserta merk voice-mu sendiri

Aika engkau mampu menjadi dirimu sendiri kepada Facebook dan Twitter, maka engkau niscaya mampu menjadi merek engkau sendiri dalam media umum. Seperti diungkapkan kepada atas, semua orang tahu kalau engkau bukan robot, jadi jangan bicara misalnya robot meskipun tweet/post engkau telah dijadwal beserta rapi. Di luar jadwal-jadwal untuk posting, sekali waktu sapa pengikutmu kepada media umum, engkau mampu berbagi cerita atau sekedar bertanya kabar mereka hari ini.

Satu hal yg wajib engkau ingat merupakan tetap menngunakan merk voice atau gaya bahasa dari produk yg engkau coba pasarkan. Aika dari awal gaya bahasa yg engkau pakai slengean dan sekali waktu melucu, tetap pakai gaya bahasa tersebut. Aika engkau gak selalu serius beserta gaya bahasa yg kalem, terus pertahankan. Di Indonesia banyak sapaan yg mampu digunakan untuk membentuk keeratan beserta pelanggan misalnya Gan, sis,om dan sebagainya.

Karena ketika engkau menjadi otentik, engkau terlihat ramah dan gampang dirangkul, ketika engkau gampang dirangkul pelanggan gak pernah segan untuk berbisnis sama engkau.

 lima. Gunakan Facebook semaksimal mungkin untuk beriklan. Dalam pemasaran online Facebook itu dewa!

Facebook merupakan mesin raksasa penyimpan data, terlebih lagi data penggunanya kepada Indonesia yg sangat banyak. Media sosial ini gak hanya user friendly tapi jua mampu meningkatkan penjualan usaha engkau. Alih-alih sembarangan memasang iklan yg gak engkau tahu kebutuhannya apa, kepada Facebook engkau mampu menargetkan iklan engkau ke pengguna yg tepat berdasarkan jenis kelamin, umur, wilayah tinggal dan pekerjaannya. Data yg mendalam Facebook memungkinkan engkau untuk memilih target iklan engkau. Hal yg lebih keren daripada mencapai jutaan orang kepada Facebook merupakan mencapai 1000 calon pelanggan potensial, menemukan 100 orang yg tepat dan mendapatkan orang-orang yg membutuhkan produk/jasa engkau.

Keuntungan lain dari beriklan kepada Facebook merupakan engkau mampu mencicipi dahsyatnya kekuatan Word-of-mouth. Kamu tinggal kepada generasi yg selalu ingin berbagi dan berkomentar. Aika apa yg engkau punya beneran bagus, pengguna Facebook gak segan merekomendasi usahamu ke pengguna Facebook lain. Selain itu engkau mampu menargetkan iklan kepada teman-teman pengguna facebook yg udah Like Page engkau, ketika mereka lihat iklan engkau, mereka akan konfiden buat Like karena terdapat nama temannya terpampang kepada sana.

6. Boleh bagi bonus sekali waktu. Tapi lebih penting, engkau membagikan informasi menarik buat pengikutmu kepada media umum

Membagikan bonus 10% itu wajar, namanya jua promo. Memberi 50% berarti engkau merendahkan sendiri nilai produk dan jasa yg engkau tawarkan. Ngasih bonus 100% alias ngasih gratisan terus-menerus bikin engkau punya pelanggan loyal sampai engkau bangkrut. Alih-alih membagikan bonus maupn produk yg mampu menurunkan nilai dan merk engkau, mending engkau pertimbangkan membagikan info-info menarik lewat media umum.

Berbagi tips, informasi, tutorial dan komentar terhadap suatu isu kepada media umum gak akan bikin perusahaan engkau bangkrut. Malah kebiasaan posting informasi bermanfaat bikin pelanggan engkau terbiasa datang pergi untuk mencari ilmu yg berguna. Selain membahas informasi dan tips engkau jua mampu berbagi informasi bagaiman unit bisnis engkau berjalan, proses kreatif yg engkau lakukan dan sampai ke proses produksinya. Asal engkau tahu batasannya, berbagi kepada media umum gak akan bikin engkau jadi miskin.

7. Mulai sekarang, seringkali-seringlah berterimakasih kepada media umum

Dalam post media umum melalui akun bisnis engkau, selalu luangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih atau terima kasih pergi kepada pelanggan atau kekerabatan yg mengatakan feedback-nya. Sama misalnya informasi, berterimakasih gak akan menghasilkan engkau miskin malah mempererat kontak engkau beserta pelanggan maupun calon pelanggan. Mereka merasa diperhatikan dan dihargai sang toko online yg baru saja dia kunjungi.

Menurut DonorsChoose.org, donatur yg diberi ucapan terima kasih sehabis memberi sumbangan punya kemungkinan 38% untuk menyumbang lagi. Coba bayangkan kalau engkau menerapakan kebiasaan berterimakasih ke dalam nilai-nilai perusahaan engkau sejak dini. Biasakan jua untuk menyelipkan Makasih meskipun engkau lagi merespon pelanggan yg lagi murka. Semoga saja itu mampu memperbaiki mood pelanggan engkau.

Media sosial memiliki potensi sebagai indera pemasaran yg apik, tetapi kekuatan pokok media umum bukanlah untuk jualan. Gunakan media umum untuk menarik simpati pelanggan dan memperoleh perhatian calon pelanggan. Gunakan media umum buat berbagi hal yg bermanfaat kepada mereka. Dengan begitu mereka gak akan ragu untuk datang pergi berbisnis beserta unit usaha engkau.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

lima Sosial Media Ini kepada Prediksi Bakal Ngetrend kepada Tahun 2018
Pengaruh Media Sosial Bagi Remaja
Pengaruh Media Sosial Bagi Remaja
Bangun Bisnismu beserta Kepercayaan
Perlukah Kamu Istirahat Sejenak Dari Media Sosial?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here