Aku Baik-baik Saja Setelah Kamu Pergi

0
600
Advertising
Advertising

Aku Baik-baik Saja Setelah Kamu Pergi
Apa kabarmu disana? sudah cukup lama aku tidak melihatmu, bahkan untuk sekedar bertegur sapa cita rasanya sudah tidak mungkin.

Mungkin saja selama ini kamu merasa bersalah karena telah menyakiti aku, atau mungkin saja dirimu yang telah aku sakiti di hari-hari yang lalu. Sering aku berpikir, bukankah kita berdua sama-sama dewasa untuk sanggup menyikapinya tanpa harus memutuskan hubungan, bahkan untuk berteman sekalipun tidak lagi, akan tetapi kenapa harus seperti ini.

Maafkan aku, bukan bermaksud untuk mengungkit masa lalu, namun bukankah kenangan yang lalu itu cukup mengagumkan untuk dikenang? bahkan aku masih sering tersenyum ketika mengingat kala itu, begitu banyak canda tawa dibandingkan duka.

Mungkin saja ini salahku karena tanpa sanggup aku kendalikan, aku begitu lancang mencintaimu, menggunakan sadarku aku terus mencintaimu meskipun aku tau itu hanyalah keinginan yang tidak mungkin, akan tetapi waktu sudah cukup lama berlalu, akupun sudah mengubur dalam dalam perasaanku padamu, sudah mati tanpa ada ruang untuk bernafas lagi.

Akupun sudah memulai kisah baru, sudah ada lagi cinta baru yang mewarnai hari-hariku, & aku sudah cukup bahagia. Tidak bisakah kamu lihat bahwa aku sudah jauh lebih baik? tidak bisakah tatapanmu biasa saja padaku seperti dulu? tidak bisakah kecanggungan ini kita redupkan saja? semoga kamu sanggup membuka lagi pertemanan kita yang kali ini aku jamin tidak akan ada perasaan apapun yang terlibat karena sudah ada perasaan yang harus aku jaga.

Sungguh aku tidak lagi merasakan sakit itu, saat terakhir berpisah denganmu, aku sudah tidak lagi menangis mengingatmu. Sungguh aku sangat mendoakan kebahagiaanmu, semoga kebahagiaan selalu mengiringi kehidupanmu & kekasihmu. Semoga suatu hari nantipun hatimu tergerak untuk sekedar bertegur sapa menggunakan sejuta kehangatan itu. Meskipun hanya sekedar berteman.

Entah kebencianmu akan terus tersimpan disudut matamu itu ataupun tidak, terima kasih sebesar-besarnya atas kenangan yang mengagumkan di masa lalu, canda tawamu akan aku ceritakan kepada keturunanku di masa tuaku nanti, agar mereka sanggup belajar bahwa mereka dilarang kehilangan seseorang yang sangat berharga hanya karena cinta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here