Bercita-cita Jadi Astronaut Mengapa Tidak!

0
417

Bercita-cita Jadi Astronaut Mengapa Tidak!
Astronot mungkin bukan salah satu profesi terkenal pada negeri kita. Jarang sekali saya menemukan anak kecil yang mengatakan bahwa ia bercita-cita menjadi seorang astronot. Hal yang lazim ditemui artinya mereka yang bercita-cita menjadi dokter, guru, polisi, atau artis. Siapa pula yang peduli mengenai luar angkasa & selimut hitam yang masih menutupi misterinya? Atau lubang hitam & lubang cacing yang bisa memangkas bepergian yang jaraknya tidak terhingga? Atau gugusan bintang & berbagai macam mitosnya?

Profesi astronot yang cukup rumit belum bisa menjangkau pikiran anak kecil yang masih sederhana. Lagipula seberapa superheronya seorang astronot dibanding dokter yang bisa menyembuhkan orang sakit, guru yang mahir mentransfer ilmu, atau polisi yang dapat memberantas penjahat? Namun bagi kamu yang mengerti, bahkan menggilai astronomi, bercita-cita menjadi astronot mungkin artinya virtual tergila & tertinggi. Karena astronot bukan hanya mengenai benda langit & fenomenanya, menjadi astronot artinya mengenai melangkah lebih jauh pada luar batas nalar & logika.

Arti kata Astronot

Astronot berasal menurut bahasa Yunani, astro yang berarti bintang & nauter yang berarti pelaut atau pelayar. Dengan demikian, astronot artinya seseorang yang melakukan penjelajahan luar angkasa. Astronot sebenarnya merupakan sebutan lazim pada Amerika, sedangkan Rusia menggunakan kata kosmonot, Tiogkok menggunakan taikonot & Indonesia menyebutnya antariksawan.

Dalam peluncuran ke luar angkasa astronot mempunyai tugas yang berbeda-beda. Ada yang merupakan komandan (CDRs), astronot pilot (PLTs), specialis misi (MS) atau seorang ahli muatan (PS). Astronot pilot bekerja sebagai komandan pilot pesawat ulang-alik & Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Selama penerbangan, komandan mempunyai tanggung jawab yang terintegrasi untuk pesawat ulang-alik & ISS, kru keberhasilan misi & keselamatan penerbangan.

Pilot membantu komandan dalam mengendalikan & mengoperasikan pesawat ulang-aling. Sedangkan seorang ahli misi bekerja dengan komandan & pilot yang mempunyai tanggung jawab keseluruhan untuk mengkoordinasikan operasi sistem, perencanaan kegiatan kru, penggunaan bahan habis pakai & percobaan atau operasi bongkar muat. Spesialis misi bertugas menjalankan misi pada luar angkasa, melakukan spacewalkdan bertanggung jawab atas muatan & operasi percobaan eksklusif.

Langkah-langkah yang harus kamu tempuh untuk menjadi seorang Astronot

Tidak berlebihan rasanya untuk mengatakan bahwa profesi Astronot bukanlah profesi yang bisa dicapai dengan mengedipkan sebelah mata. Diperlukan kesiapan yang matang pada bidang akademik, fisik maupun mental. Selain itu, dibutuhkan pula langkah-langkah runtut yang akan membantumu untuk meraih gelar seorang Astronot, antara lain:

1. Tingkatkan keseriusanmu pada bidang Akademik

Untuk menjadi seorang astronot, kamu dituntut untuk meraih nilai tinggi pada lembaga pendidikan yang terakreditasi. Setidaknya ada empat jurusan yang akan mendukung kamu untuk menjadi astronom professional, yakni astronomi, fisika, matematika, & teknik penerbangan antariksa (aerospace engineering).

Namun bukan berarti tidak mungkin seseorang dengan latar belakang geologi, meteorology & ilmu kebumian lainnya menjadi astronom professional. Mereka seluruh mampu menjadi astronom asalkan dapat pertanda akal budi analitik & mempunyai pengetahuan dasar astronomi.

2. Cari tahu sebesar-banyaknya mengenai lembaga Antariksa yang kamu tuju

Untuk memulai karir, kamu bisa mencari tahu mengenai LAPAN (Lembaga Penerbangan & Antariksa Nasional). LAPAN merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementrian Indonesia yang melaksanakan tugas pemerintahan pada bidang penelitian & pengembangan kedirgantaraan & pemanfaatannya.

Lalu untuk langkah selanjutnya, kamu bisa mempertimbangkan untuk mendaftar ke NASA (National Aeronautics and Space Administration). Bekerja pada NASA yang tidak lain artinya badan Antariksa milik Amerika mungkin artinya virtual setiap penggila astronomi. Sebagai lembaga yang seringkali melakukan ekspedisi ke luar angkasa, NASA menerapkan sistem penyeleksian yang super ketat untuk para pelamarnya. Namun tidak berarti yang rumit itu mustahil. Kamu bisa mencari tahu mengenai Pathways Program pada situs web NASA www.nasa.gov atau USA JOBS yang merupakan salah satu program untuk mulai bekerja bersama mereka.

Syarat untuk menjadi Astronot NASA

NASA mendapatkan 2 pelamar untuk bekerja sebagai astronot, yakni menurut angkatan militer & rakyat sipil. Persyaratan dasar untuk menjadi astronot pilot NASA artinya:

Berkewarganegaraan Amerika Serikat (khusus untuk pilot & seorang ahli misi)
Sarjana menurut lembaga yang terakreditasi pada bidang teknik, ilmu hayati, ilmu fisika atau matematika. Namun NASA lebih mengutamakan mereka yang bergelar tinggi seperti doktor atau Ph.D.
Khusus untuk pilot, setidaknya sudah pernah menerbangkan pesawat jet selamat 1000 jam. Pengalaman uji terbang sangat diinginkan.
Kemampuan baku khusus lainnya seperti:

Penglihatan 20/20
Tekanan darah tidak lebih menurut 140/90 diukur dalam posisi duduk
Tinggi badan antara 62 hingga 75 inci (157 hingga 190 sentimeter)
Secara awam dalam kondisi yang sangat sehat 

Persyaratan yang rumit ini tidak berarti untuk menjadi seorang Astronot artinya hal yang mustahil & tidak bisa dijangkau. Dengan niat, tekad & urusan ekonomi yang keras, bukan tidak mungkin bahwa suatu saat kamu pula akan melakukan spacewalk & memandang bumi sebagai satu mutiara biru yang utuh.

Karena seberapa akbar usahamu akan berdampak pada seberapa luas jalan itu terbuka untukmu. Dont dream your life, but live your dream.

Jadi, masih ragu untuk menjadi seorang astronot?

Tutut Setyorinie,16 April 2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here