Bersyukurlah Dalam Segala Hal, Sebab Itulah yang Dikehendaki oleh Tuhan kepada Kita Semua Umat-umatNya

0
374
Advertising
Advertising

Bersyukurlah Dalam Segala
Syukur ialah ucapan terima kasih atas kebaikan yang telah diterima oleh seseorang dalam segala hal. Sebagai manusia, rasa syukur cenderung kali sulit untuk kita lakukan. Apalagi kita manusia ialah ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Sebagai ciptaanNya, hendaklah kita dapat mengucap syukur senantiasa, terlepas dari bagaimana keadaan kita saat ini.

Schedule telah tersusun bahwa hari ini gue harus ke Puskesmas untuk mengecek keadaan gigi yang kerap kali kambuh & menyebabkan ngilu bahkan gusi hingga berdenyut. Mungkin sahabat absolut pernah merasakan sakit yang gue rasakan saat ini.

Wow..!! Ramai sekali Puskesmas pagi ini. Gue pikir hanya jalan raya yang macet pada hari Senin, ternyata Puskesmas pun ikut tersendat dalam mengobati poly orang sakit. Kertas nomor urut antrian tanda nomor 63 & nomor yang baru terpanggil masih nomor urut 15.

Ramainya orang berobat ke Puskesmas, apalagi dengan gratisnya biaya pengobatan sekarang ini, menghasilkan poly masyarakat semakin peduli dengan kesehatan masing masing. Dulu sakit gigi Cuma sekedar minum puyer, sekarang langsung ke dokter gigi, temans. Haha.

Puskesmas ini terasa sangat sempit bila terlihat dari banyaknya orang berobat kesini. Banyak dari mereka yang harus berdiri sambil menunggu antrian. Gue maupun harus merelakan kursi yang baru saja gue dapat 10 menit yang lalu kepada mak mak yang sudah cukup berumur.

Silahkan duduk Bu Kata Gue sambil memberikan kursi tersebut.
Terima kasih ya nak Jawab Ibu itu dengan tersenyum

Sudah hampir satu jam gue berdiri hanya untuk menuju poli yang gue tuju, yaitu poli gigi. Akhirnya, rasa syukur gue datang. Nomor urut yang tertera dipapan digital & suara mba mba yang entah darimana suaranya itu seperti mempercepat lajunya. 59,60,61,62..

Lho, kok berhenti? Dalam benak gue. Yang kemudian terasa lega kembali ketika nomor urut 63 ditampilkan & disebutkan.

Perjuangan tidak hanya hingga situ. Ternyata dilantai 2 tempat dimana poli gigi berada, gue harus mengantre kembali untuk masuk kedalam ruang periksa. Bersyukur ada kursi kosong yang bisa diduduki sembari nama gue dipanggil. Sudah sejam saya tidak duduk temans. Maklum.

Beberapa menit menunggu & kemudian dipanggil untuk masuk ruang periksa. Dokter menanyakan apa yang terjadi dengan gigi gue. Kemudian dokter mengambil senter, dengan alatnya & kemudian menyuruh gue untuk membuka mulut agar dia leluasa dalam melakukan investigasi.

Selesai sudah semua prosedurnya. Dokter memerintahkan untuk mengambil obat & untuk datang kembali 3 hari kedepan untuk check-up gigi yang ternyata sudah berlubang.

Rasa syukur itu kembali datang, bahwa ini hanya semata gigi berlubang & bukan sesuatu hal yang sangat berbahaya dibandingkan poly duduk perkara sakit gigit yang hingga menyebabkan kematian. Bisa cek google kalau tidak percaya.

Sebelum sepenuhnya keluar dari Puskesmas, kembali rasa syukur itu datang kembali bahwa teringat ketika dilantai 2 poly orang memiliki sakit yang lebih parah dari apa yang gue rasakan saat ini. Sampai hingga mereka harus cek urin & bahkan hingga tes darah.

Dan lebih lagi mengucapkan terima kasih kepada Tuhan bahwa hingga saat ini gue masih dalam keadaan sehat & kurang gizi, seperti apa yang gue liat ketika seseorang mak menggendong anaknya yang masuk keruang periksa dengan bertulisan poli gizi.

Entah hanya mengecek gizi anaknya atau memang anaknya kurang gizi. Tapi lebih terlihat memang seperti kekurangan gizi bila dilihat sepintas dari postur tubuh anak itu yang kurus.
Heii..!! Ini ibukota & masih ada yang kekurangan gizi. Kamu? Bersyukurlah.

Bersyukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki oleh Tuhan bagi kita semua umat-umatNya. Jangan pernah berpikir bahwa kita ialah manusia paling atas paling bawah. Karena selama ada langit diatas langit & ada tanah didalam tanah. Dimanapun posisi kita, bagaimanapun keadaan kita. Maka sudah sepatutnya kita mengucapkan syukur kita kepada Tuhan. Bahwa kehidupan ini ialah milikNya & kita akan berserah kepadaNya.

Pertanyaannya: Ada berapa kata syukur dalam goresan pena ini?

Kunjungi saya pada @HariandiLion_D

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here