BRTI Anggap Iklan Sisipan Bukti Industri Digital Berkembang

0
767
Advertising
Advertising

BRTI Anggap Iklan
Liputan6.com, Jakarta – Praktik iklan sisipan alias intrusive ads sang operator telekomunikasi adalah hal yg baru di Indonesia. Kontroversi yg menyeruak terkait iklan di layanan data operator dikenal menjadi hal yg wajar.

Hal itu diungkap Nonot Harsono, Komisioner Badan Regulator Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dalam menyikapi penolakan iklan sisipan PT XL Axiata Tbk & PT Telkomsel sang asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) & asosiasi digital Indonesia (IDA).

"Ini memberitahuakn adanya tren baru di industri digital yg terdapat di negara kita. Wajar saja kalau jadinya terdapat ramai-ramai sedikit seperti penolakan ini – berarti industrinya hayati," ujarnya saat dihubungi tim Tekno Liputan6.com melalui saluran telepon.

Nonot pula menyebutkan, saat ini pihak BRTI bertindak menjadi perantara atas kedua pihak yg bersitegang tadi. BRTI pula mengaku belum akan merogoh perilaku apapun berdasarkan kontroversi iklan sisipan yg sedang ramai diperbincangkan.

"Belum akan terdapat perilaku apa-apa berdasarkan regulator, kami nir mau ambil perilaku terlalu cepat. Kami ingin dengar secara detil dulu alasan berdasarkan kedua pihak, baru kami lihat nanti bagusnya seperti apa jalan tengahnya," tambah Nonot.

Lebih lanjut, Nonot menilai nir terdapat hukum yg dilanggar sang operator melalui iklan sisipan yg ditampilkan 2 operator selular terbesar di Indonesia itu. Meski begitu, pria asal Madura ini menyebutkan dialog & diskusi beserta pemain lain di industri digital tetap perlu dilakukan.

"Tidak terdapat yg dilanggar secara hukum, akan namun kalau ngomongin etika urusan ekonomi, lain lagi urusannya. Wajar saja kalau terdapat pemain lain yg terganggu alasannya operator dikenal menjadi masuk ke urusan ekonomi mereka, tinggal ditinjau saja nanti maunya kaya gimana. Semisal perlu hukum baru, ya nanti kami keluarkan kalau gak perlu ya izin mereka atur secara kerjasama urusan ekonomi saja," tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here