Negeri Van Oranje
Negeri Van Oranje

By Christie Damayanti

www.wanderarti.com

Sejak dulu, aku selalu menciptakan catatan perjalanan. Baik hanya 1 hari, apalagi berwisata hingga berminggu2. Catatatn perjalanan akan menjadi catatan harianku, baik buat sekedar kenanganku dalam perjalananku, bahkan bisa menjadi ilham bagi orang lain. Karena ilham bukan anya datang suatu waktu, akan tetapi ilham bisa datang kapanpun, dimana pun dan oleh siapapun .

Kumpulan catatan perjalanan selama wisata ke Eropa selama hampir 1 bulan ketujuh negara tahun 2014 kemarin, selesai kurang lebih 50%. Sudah 4 negara yg aku tuliskan dan hanya 2 negara lagi yg belum aku selesaikan tentang catatannya.

Sejak sebelum balik  wisata, aku memang telah mantap buat menceritakan lengkap wisataku beserta ke 2 anakku. Sehingga, pengamatanku semakin detail. Bukan hanya pengamatanku di global urban dan arsitektur nya saja, akan tetapi pula pengamatanku tentang keuanganku, perasaan2ku serta catatan hati tentang apa saja yg Tuhan lakukan buat membantuku dalam perjalanan ini. Dan mukjizat2 Tuhan benar-benar luar biasa!

Catatan perjalananku mungkin akan membantu dan menginspirasi banyak orang. Aku menuliskan bukan dengan maksud menyombongkan diriku. Karena beberapa teman mengatakan mungkin tulisan2ku ini justru menbuat seakan aku arogan, dengan cerita banyak hal yg tidak bisa dinikmati banyak orang  hanya 1 atau 2 orang saja yg bisa kesana.

Tetapi aku menceritakan ini bukan bermaksud buat menyombongkan diri. Aku hanya bermaksud menciptakan catatan harianku waktu wisata kesana. Konsepnya bukan hanya sekedar cerita wisata saja. Kalau itu, banyak terdapat di buku2 wisata yg terdapat. Si penulis tidak menceritakan apa yg mereka rasakan, akan tetapi semata2 tentang tempatnya saja. 

Ini tidak terjadi di buku2 ku. Konsep menulis wisata ku ini, terdapat beberapa yg sempurna tidak akan terdapat di buku2 tentang wisata : 

Bagaimana seseorang aku, insan pasca stroke dengan lumpuh setengah tubuh kanan dan memakai kursi roda, bisa mengajak ke 2 anakku buat berwisata ke Eropa.
Bagaimana seseorang aku, single parent dengan keterbatasan materi dan fisik, tetap bisa berwisata tanpa donasi siapapun, kecuali Tuhan.
Bagaimana perasaan2 ku, berwisata keliling 7 negara diataa kursi roda.
Permasalahan2ku dan bagaimana aku mengatasi nya dibantu Tuhan.
Bagaimana Tuhan menuntun dan menolongku dalam seluruh permasalahanya, dan apapun, tepat pada waktunya. 
Cerita tentang arsitektur dan perkotaan di kota2 yg kami singgahi.
Cerita tentang pemandangan alam serta latar belakang kehidupan tempat2 itu.
Cerita tentang sosio-culture dan implikasi wawancara dengan penduduk setempat.
Wisata kuliner, kuliner lokal
Dan sebagainya.

 Akan terdapat 4 kitab wisata Eropa, yg aku tuliskan dalam artikel2ku :

Belanda & Belgia, kota2 dan sekitarnya ….. proses cetak
Swiss & Liechtenstein, kota2dan sekitarnya ….. proses cetak
Perancis dengan Paris nya.
Italy & Vatican, kota2 dan sekitarnya.

Masing2 kitab terdapat kurang lebih 60 hingga 70 bab, bercerita tentang banyak hal, dan dari dengan hari dan waktunya, sewaktu kami berwisata kesana.

Nomor 1 dan 2 akan launching akhir tahun ini dan nomor tiga dan 4 akan launcing (semoga) pertengahan dan akhir tahun 2016. Dan ini apabila Tuhan berkenan, tidak terdapat seseorang pun yg bisa menghalanginya …..

Kumpulan tulisan2ku telah sebagian akbar terdapat di Kompasiana, ditambah dengan sedikit ulasanku yg lebih 'serius' dan lebih spesifik tentang arsitektur dan perkotaan. Dan ini yg semakin tidak terdapat di buku2 rata. Pandanganku menjadi arsitek dan urban planner, mencoba mengajak kita seluruh buat berbagi dan membentuk Jakarta dan Indonesia lebih baik dari sekarang …..

Sekali lagi, ilham tidak hanya datang sesaat saja. Inspirasi bisa datang sewaktu2, dimana dan kapan saja. Mungkin aku bukan seseorang yg bisa menghipnotis global buat berbuat yg terbaik bagi global. Mungkin aku bukan seseorang yg pintar, yg bisa bekerja keras buat global, sebab keterbatasanku. Tetapi justru dengan keterbatasanku, aku mencoba buat berkarya lebih keras dibanding teman2 yg sehat dan bugar. Sehingga, aku mengharapkan implikasi karya ku menjadi insan pasca stroke, setara dengan teman2 yg lain.

Walau hanya menulis saja, aku berusaha benar-benar, buat bisa mengasilkan karya buat bangsa …..

Mari berkarya, ayo membentuk bangsa …..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here