Cerita Demo Mahasiswa Tahun 1968, Sejarah Menuntut Penurunan Harga Sembako

0
212
Unjuk rasa mahasiswa di Jakarta menuntut penurunan harga bahan pokok.
⏳ 22 Januari 1968
sc: corbis
-...

Unjuk rasa mahasiswa di Jakarta menuntut penurunan harga bahan pokok.
⏳ 22 Januari 1968
sc: corbis
– – – – – – –
Pada permulaan Orde Baru, program pemerintah cenderung berorientasi pada usaha penyelamatan ekonomi nasional terutama pada usaha mengendalikan tingkat inflasi, penyelamatan keuangan negara dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat. Tindakan pemerintah ini dilakukan karena adanya kenaikan harga kebutuhan pada awal tahun 1966 yang menunjukkan tingkat inflasi mencapai 650% setahun.

Menyikapi hal itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan Stabilisasi dan Rehabilitasi Ekonomi melalui Ketetapan MPRS No.XXIII/MPRS/1966 tentang Pembaruan Kebijakan ekonomi, keuangan dan pembangunan.

Program pemerintah diarahkan pada upaya penyelamatan ekonomi nasional khususnya stabilisasi dan rehabilitasi ekonomi. Stabilisasi berarti mengendalikan inflasi agar harga barang-barang tidak melonjak. Sedangkan rehabilitasi adalah perbaikan secara fisik sarana dan prasarana ekonomi.

Hasilnya justru bertolak belakang sebab harga bahan-bahan kebutuhan pokok cenderung melonjak pada akhir tahun 1967 hingga awal tahun 1968.

Sesudah kabinet Pembangunan dibentuk pada Juli 1968 berdasarkan Tap MPRS No.XLI/MPRS/1968, kebijakan ekonomi pemerintah dialihkan pada pengendalian yang ketat terhadap gerak harga barang khususnya sandang, pangan, dan kurs valuta asing. Sejak saat itu kestabilan ekonomi nasional relatif tercapai sebab sejak 1969 kenaikan harga bahan-bahan pokok dan valuta asing dapat diatasi. (via warta sejarah)
– – – – – – –
#MariBerbagiInformasi❕
Sampaikan pendapat atau informasi yang anda ketahui terkait foto/peristiwa tersebut di komentar. Jangan lupa untuk tag teman-teman. Terima kasih.
– – – – – – –
#galerisejarah #sejarah #sejarahindonesia #tempodoeloe #fototempodoeloe #historyphotographed
– – – – – – –

Source

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here