Eks Penghuni Gang Dolly Kini Bisnis Kue Lebaran

0
677

Eks Penghuni Gang
Liputan6.com, Surabaya – Lebaran membawa berkah bagi siapa saja. Tak terkecuali mantan penghuni bekas lokalisasi Gang Dolly pada Surabaya, Jawa Timur. Mereka kini tengah sibuk mendulang rezeki memakai berjualan kue Lebaran.

Seperti yang dirasakan 7 mantan pekerja seks komersial (PSK) Gang Dolly. Mereka diajak serta sang pasangan suami istri Kartono dan Salamah yang tengah menekuni bisnis kue Lebaran. Kartono sebelumnya berprofesi sebagai mucikari.

Beragam kue kemarau dihasilkan mereka. Dari mulai nastar, kastengel, sampai putri salju tercipta dari tangan mereka. Kini bisnisnya mulai kebanjiran pesanan sejak awal Ramadan. Tak hanya dari dalam kota, pesanan pula mampir dari luar Pulau Jawa.

"Tidak timbul yang sulit atau terhambat asalkan timbul kemauan belajar dan mengganti keadaan memakai mencoba untuk lebih baik," kata Kartono pada Surabaya, Jatim, Sabtu (26/7/2014).

Kartono mengawali usahanya memakai kapital kurang lebih Rp 300 ribu. Langkahnya dimulai memakai membeli poly sekali alat dan bahan keperluan untuk menciptakan kue. Bersama 7 mantan PSK itu, mereka beserta-sama belajar menciptakan kue dari kitab resep makanan pada perpustakaannya.

Berkat keseriusan, perjuangan pembuatan kue kemarau Kartono dan para perempuan PSK ini mendapatkan kontribusi dari Badan Arsip dan Perpustakaan Pemkot Surabaya. Buku-kitab resep, panggang, serta kapital perjuangan dihasilkan mereka.

Kartono mengaku, kontribusi itu menaikkan produksi kue keringnya. Dari cuma 100 toples menjadi 400 toples kue kemarau. (Ant/Ado)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here