Ekstremnya, 10 Kuliner Pesta Dari Manado

0
485

Ekstremnya, 10 Kuliner Pesta Dari Manado
Torang mo pesan kapal ke Bunaken for lepas 24 Maret, boleh? , tanya aku kepada Fadly melalui hp-nya. Fadly artinya salah satu koordinator yang mengelola pemakaian kapal-kapal Katamaran yang biasa melayani wisatawan ke Bunaken. Sehari-hari Fadly berada pada pelabuhan Pantai Marina Manado, dermaga resmi menuju ke Bunaken.

For lepas itu, kapal kita so ada yang pesan. Jumlah orang yang mo pake sekitar 350 orang. Jadi semua kapal nanti dipakai.. Informasi ini menciptakan aku berpikir buat mencari kapal lain. Namun, sebelum ditutup hp-nya, ia mengingatkan bahwa didasarkan  peraturan sekarang, satu kapal dibatasi hanya 15 orang saja. Bayangkan berapa kapal yang disewa pada hari itu.

Informasi tentang kedatangan wisatawan dalam jumlah besar ke Manado pada lepas itu menciptakan aku tertarik buat menciptakan tulisan tentang 10 kuliner pesta dari Manado. Saya berharap wisatawan yang datang ke Manado dan sekitarnya tidak perlu kaget melihat ekstrimnya hidangan kuliner Manado. Untuk para pencinta wisata kuliner pesan aku jangan melewatkan jalan-jalan anda buat wisata kuliner spesial Manado.

1. Tinutuan

Apa itu Tinutuan? Kuliner yang satu ini artinya nama lain dari bubur Manado.Kesan pertama kali melihat tinutuan, sempurna anda akan berkomentar, Kok klentrek-klentrek ya. (lembek cair). Memang misalnya itu. Namun, soal rasa jangan ditanya. Bubur Manado yang diolah dengan sedikit beras, dan dicampur dengan aneka sayuran, misalnya kangkung, daun bayam, sambiki (labu kuning), ubi, jagung belia, gedi, dan disantap masih panas dengan dicampur rica roa (sambel yang terbuat dari ikan Rowa), cita rasanya Sadap butul, ini makanan.Nah, jikalau bubur Manado ini ditambah mie, maka namanya berubah menjadi midal. Di tambah dengan mie, semakin sedap bubur Manado ini. Maka, sarapan pagi anda akan terasa nikmat dan kenyang.

2. Pangi

Knda sempurna pernah mendengan kluwak? Kluwak artinya buah penyedap rasa yang dipergunakan buat menciptakan rawon yang kuahnya berwarna hitam. Nah, dari pohon yang sama, masyarakat Manado justru memanfaatkan daun mudanya buat dijadikan sayuran pangi. Proses pembuatannya sangat unik. Daun dirajam tipis-tipis mirip misalnya rajaman daun tembakau. Namun sebelumnya, btg daun pangi dikurangi ketebalannya. Sesudah dirajam, dan ditaruh bumbu lalu masuk dalam buluh. Bumbunya terdiri dari daun bawang, kemangi, biji pala, jahe (goraka) dan cabe yang diulek. Adakalanya pangi direbus setengah matang dulu, Tapi ada juga yang tidak direbus, tergantung kebiasaan masing-masing. Lebih enak lagi dicampur daging tawak (lemak) babi yang berfungsi melembekkan daun pangi. Buluh yang sudah diisi pangi tadi lalu dipanaskan pada dekat bara barah tapi bukan dibakar agar buluh tidak pecah, Setelah kira-kira satu jam secara merata kena bara barah, pangi buluh ini siap disantap.

tiga. Saut

Sayuran dari btg pisang belia (btg paling dalam sehabis pelepahnya dimuntahkan) termasuk sayuran favorit kesukaan orang Manado. Dengan diiris menjadi mini-mini btg pohon pisang belia itu dibumbui sama persis dengan pangi. Biasanya dicampur dengan daging ayam atau babi. Saut termasuk hidangan pesta, alasannya selalu tersedia saat kita datang ke acara. Rasanya enak dan legit, serta sedikit keras. Warnanya coklat.

4. Tumis Daun Pepaya

Rata-rata sayuran kuliner spesial Manado itu organik. Maksudnya, sayur-sayurnya memang diambil dari hutan atau kebun yang tidak perlu pakai obat kimiawi. Salah satu contohnya ada daun pepaya ini.Sayuran ini diolah mirip dengan pangi. Bedanya dimasak pada wajan atau digaro. Umumnya, daun pepaya ini dicampur dengan daging dalam setiap pengolahannya.Supaya rasa getir hilang biasanya dicampur dengan jantung pisang. Jadi, direbus dulu dan airnya dibuang lalu dimasukkan dalam wajan dan diberi bumbu dan sedikit minyak kelapa. Daun papaya disukai alasannya berkasiat mencegah segala penyakit.

5. Kangkung Tumis

Tidak misalnya daun pepaya buluh, sayuran kangkung ini alih-alih menjadi pelengkap yang harus ada jikaanda mampir pada rumah makan Minahasa Food atau rumah makan terapung. Pengolahannya misalnya biasa saja yaitu ditumis. Hanya bedanya pada kangkungnya. Di Manado dan sekitarnya, kangkung mudah dihasilkan pada wilayah yang poly air misalnya Danau Tondano, atau pada lereng-lereng Gunung atau Bukit yang memiliki asal air yang mengalir. Warnya hijau bersih (bukan relatif kehitaman) dan rata-rata ukurannya besar. Uniknya, btg kangkung pun tetap dimasak. Jika dikunyah, selain cita rasanya sedap, suaranya sedikit kriuk-kriuk.Dicampur dengan bunga pepaya, enak juga kok.

6. Tinoransak

Awal mulanya, Tinoransak artinya makanan tradisional yang bahan utamanya artinya daging babi. Bumbu dan cara memasaknya hampir sama dengan pangi, yaitu dimasukan dalam buluh lalu dipanaskan dalam bara barah. Supaya warna masakannya menarik dan tidak kusam biasanya dicampur dengan sedikit darah sebelum dimasukkan dalam buluh. Sekarang, tinoransak sudah menjadi jenis masakan yang meng-Indonesia sehingga dagingnya bisa diganti daging kambing, sapi, ayam atau lainnya. Cara masaknya pun tidak harus dimasukan pada buluh, akan tetapi bisa pada atas wajan.

7. Kawok

Nama lain dari kawok artinya tikus hutan ekor putih. Ekornya yang berwarna putih inilah yang secara khusus membedakan dengan tikus rumahan atau jalanan. Kawok mudah dihasilkan jikalau ada pemburu yang pulang dari hutan. Mereka mendapatkan tikus ini pada pohon-pohon besar misalnya pohon Enau (pohon saguer).Masyarakat mengolah dagingnya (tanpa ekor), dengan dibumbui racikan btg bawang, kemangi, sereh, cabe, goraka, daun lemon, kunyit , kepala santan. Istilah kepala santan artinya santan pertama dari akibat remasan pertama parutan buah kelapa. Remasan berikutnya tidak dipakai.

8. Paniki

Cara memasak Paniki sama dengan memasak Kawok. Masak santan dengan poly sekali rempah dicampur jahe spesial hutan Manado, jadilah kuliner ekstrim yang sering diburu oleh wisatawan. Paniki artinya kelelawar besar atau kalong. Paniki ukuran besar poly didapat pada Sulawesi Tengah.

Mencari kuliner ekstrem ini sangat mudah. Datangi saja rumah makan yang bertuliskan Minahasa Food. Jika anda pergi ke Tomohon silahkan bersitirahat sejenak pada Tinoor, jalan mendaki yang berkelok-kelok dan memiliki view kota Manado dari atas.Rasa pedasnya Paniki menciptakan anda tidak akan berhenti makan sebelum hidangan itu betul-betul tuntas. Jangan lupa sayap-sayapnya pun enak diseruput.

Satu ekor paniki yang belum diolah harganya mulai dari Rp. 25.000 ribu, tergantung besar kecilnya, Kuliner ini sedikit mahal alasannya kalau orang tidak memahami membersihkannya, daging masakannya terasa anyir. Tak hanya itu, buat mendapatkan cita rasa yang enak, lebih usang (setengah hari) pada belanga dengan barah sedang, lebih sadap.

9. Tuturuga

Kalau yang satu ini sangat langka. Tuturaga artinya sebutan buat labi-labi atau kura-kura. Sangat sporadis didapat pada pasar. Kebanyakan terdapat pada rumah makan pada sepanjang pantai. Langkanya kuliner ini juga ditimbulkan oleh sadarnya masyarakat dalam melestarikan binatang-binatang yang dilindungi.Kalau ditanya soal rasa, semua masakan Manado bercita rasa tinggi dan enak alasannya olahan rempahnya yang hebat. Khasanah kuliner memasukan tuturaga sebagai salah satu jenis masakan, sehingga dagingnya bisa diganti daging sapi, ayam atau kambing.

10. Woku Belanga

Yang dimaksudkan dengan belanga artinya wajan buat masak atau goreng. Woku artinya bumbu masakan spesial dengan poly rempah-rempahnya. Setelah diulek hingga lembut, lalu dioleskan pada ikan sebelum dimasukkan dalam belanga. Bumbu ditumis pada belanga baru ikannya terakhir. Melihat masakan ini, anda akan teringat dengan bumbu pepes ikan yang warnanya kuning. Mirip pepes pungkasnya.

Apakah masih ada kuliner spesial Manado lainnya selain 10 kuliner tadi? Ada dan masih poly, Sepuluh kuliner itu artinya kuliner tradisional yang kerap disajikan dalam pesta, misalnya ulang tahun, perkawinan, masuk rumah baru, atau peringatan arwah. Kuliner pelengkap pesta lainnya antara lain nasi jaha, nasi bungkus, saguer, ragey, kolumbi, bergedel jagung anggun, kuah asam dan lainnya.

Pedasnya masakan Manado menciptakan lidah terus bergoyang. Meski pedas biasanya aku masih mencari rica dabu-dabu dan sambal pelengkapnya. Kuliner Manado bisa saja dalam bentuk makanan yang bisa dibawa pulang oleh wisatawan. Oleh-oleh spesial Manado antara lain Ikan Cakalang Fufu (ikan Asap), Rica Roa, Bakasang, Clampertart, Bagea, Manisan pala, Kenari, Kacang Goyang, Krepek Talas, dan lainnya. Untuk mendapatkan kuliner ituanda bisa beli pada loka oleh-oleh pada sepanjang jalan Tikala, pada Wanea atau pada pasar swalayan.

Salam Kuliner Kompasiana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here