Advertising
Advertising

Empat Lembaga Akan
JAKARTA, KOMPAS.com – Empat forum akan menciptakan gugus tugas (task force) buat mengawasi kampanye politik dalam aneka macam media mulai dari media cetak, media penyiaran, media elektronik, dan media daring.

Keempat forum tersebut yakni Badan Pengawas Pemilihan Umum RI ( Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum RI (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Dewan Pers.

"Empat forum sudah bersepakat buat melakukan kolaborasi atau menciptakan gugus tugas supervisi media dalam konteks pemilu, terutama ketika proses kampanye berlangsung," ucap anggota Bawaslu Muhammad Afifuddin dalam kantornya, Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Baca jua : Khofifah: Kalau Ada yang Kampanye Hitam, Biarlah Shadow Boxing

Lebih lanjut, dia menyampaikan, dalam waktu dekat keempat forum akan menandatangani nota kesepahaman kolaborasi supervisi media. Sesuai memakai Peraturan KPU, supervisi kampanye dalam media akan dilakukan dalam masa kampanye, yakni tiga hari selesainya penetapan 17 Februari 2018.

Afifuddin menyampaikan, rendezvous keempat forum dalam hari ini artinya rendezvous pertama. Banyak hal yang diperdebatkan, termasuk ihwal kampanye partai politik dalam media penyiaran sebelum masa kampanye berlangsung.

"Itu yang tadi kami perdebatkan. Tadi kami baru brainstorming, rendezvous perdana," celoteh Afifuddin.

Dalam kesempatan sama, anggora KPI Pusat Nuning Rodiyah meminta semua forum penyiaran buat menanyangkan pemberitaan, acara siaran dan iklan kampanye secara adil, berimbang, dan independen. Hal demikian, celoteh Nuning, akan sangat membantu penyelenggaraan pemilu dan pilkada yang demokratis.

Baca jua : Kominfo Ikut Awasi Konten Kampanye Hitam dalam Media Sosial

"Sekali lagi kami minta dukungan media buat selalu menyiarkan pemberitaan yang berimbang, nir mengandung unsur framing dan jua menjaga independensi forum penyiaran masing-masing," celoteh Nuning.

Sementara itu, anggota KPI lainnya Ubaidillah berharap supaya pengalaman pilkada sebelumnya yang dipenuhi memakai pemberitaan berbau sentimen suku, agama, dan ras nir terulang dalam pilkada 2018 dan pemilu 2019.

"Salah satu yang kita pahami beserta dalam rendezvous tadi, keempat forum akan bekerja dalam perspektif yang progresif. Sehingga upaya-upaya menegakkan PKPU dan Perbawaslu akan kita laksanakan secara progresif dalam rangka mengklaim proses kampanye, khususnya penyiaran dan pemberitaan itu berkeadilan dan mengedukasi pemilih," imbuh komisioner KPU Wahyu Setiawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here