Advertising
Advertising

Google sebagai Amerikanya internet
Amerika Serikat sebagai negara virtual & sekaligus sebagai momok bagi seluruh orang pada dunia. Semua yg kita pakai mulai berdasarkan infrastruktur, internet, listrik, hingga sabun mandi timbul unsur Amerikanya.

Demikian juga bareng Google, perusahaan ini sebagai sedemikian besarnya hingga mensugesti kehidupan miliaran orang, yg sederhana saja: apakah pendidikan hari ini akan lebih baik tanpa Google? Berapa poly guru yg pertambahan ilmunya bergantung pada Google? Berapa poly orang sebagai berpengetahuan sebab aktif googling poly sekali hal baru?

Google sebagai satu indera yg nir dapat dipisahkan berdasarkan masyarakat teranyar. Orang yg memakai internet, niscaya butuh Google sebab internet dibutuhkan buat mencari berita & gerbang berita tanpa batas ialah Google. Ini membuat Google yg semula ialah perusahaan mini yg hanya menyediakan search engine (mesin pencari) bermutasi sebagai super besar yg timbul pada mana-mana.

Salah satu sukses akbar Google ialah Gmail, produk e-mail yg terbaik dikala ini. Mengapa e-mail sebagai incaran Google? Karena sesudah orang mencari berita, yg dibutuhkan ialah komunikasi bareng orang lain & e-mail ialah indera komunikasi "antik" pada internet yg sebagai bagian terpenting dalam memakai internet. E-mail adalah teknologi yg membunuh pengiriman surat tertentu melalui pos. Ada yg masih mengirim surat cinta berperangko?

Setelah e-mail, Google masuk ke industri online video bareng membeli YouTube & mengembangkannya sebagai perusahaan super besar yg skalanya sebesar Facebook. Kalau YouTube ialah negara, penduduknya nomor tiga pada dunia sesudah China & India. Satu berdasarkan 2 orang pengguna internet membuka YouTube setiap bulannya. Di Indonesia saja YouTube sudah mencapai 1 miliar views setiap bulannya. YouTube sebagai pemain monopoli, nir timbul saingan yg sejajar sekelas.

Kemudian Google masuk ke ranahnya Microsoft, yaitu masuk ke industri software. Setelah bertahun-tahun Microsoft sebagai raja sendirian pada Office Software bareng MS Words & Excel, Google menunjukkan Docs yg sama fungsinya, bedanya hanya Docs wajib dibuka melalui browser & perlu konek ke internet. Docs sebagai indera yg poly dipakai pada dunia perjuangan & sebagai indera kolaborasi yg penting buat sharing dokumen. Users yg nir memakai Words setiap harinya, nir perlu beli lisensinya sebab Docs tersedia gratis.

Ini masih belum apa-apa, terdapat lagi yg ditaklukkan oleh Google. Browser! Browser ialah perangkat yg kita pakai buat akses internet. Browser ini juga diramaikan oleh Google, mereka meluncurkan Chrome yg sekarang sebagai browser top pesaing FireFox & Internet Explorer. Google mau sebagai pintu masuk ke internet, browser selalu dibuka orang sebelum dapat mengakses internet, sebab itulah mereka wajib punya Chrome.

Tidak berhenti hingga pada sini, Google mau masuk ke seluruh kehidupan digital kita. Mereka membeli Android, mengembangkannya, & menjadikannya satu produk yg begitu poly dipakai orang & begitu seringkali dipakai orang dalam sehari. Android ialah masa depan personal komputer kita, saya lihat sekarang ini aktivitas komputasi mirip menulis artikel ini dapat dilakukan bareng praktis pada ponsel, edit foto sederhana dapat pada ponsel, merogoh & mengirim foto, mengirim email & akses sosial media, seluruh pada ponsel. Samsung dapat punya ponsel yg super sophisticated sebab timbul otaknya, yaitu Android yg membuahkan ponsel lebih mempunyai kegunaan. Android ialah teknologi sejuta umat yg dinikmati setiap dikala & selalu timbul pada genggaman tangan.

Apalagi? Hangouts & Google+, 2 produk ini digabung jadi satu & sebagai lebih mempunyai kegunaan daripada Facebook & Twitter & Instagram. Google masuk ke dunia pertemanan, mereka ingin sebagai platform kita buat berkomunikasi bareng poly sahabat kita, kawasan kita buat mengembangkan foto, musik, & mengembangkan kehidupan. Ini membuat seluruh aspek kehidupan digital kita dimiliki oleh Google, kita jadi semakin tergantung & nir dapat lepas.

Tetapi apa yg saya tulis pada atas, masih sebagian. Google masih jauh lebih akbar berdasarkan konklusi singkat. Ini belum mencakup seluruh yg dilakukan oleh Google, contohnya terdapat Cloud, Maps, Music, Code, Glass, Car & poly lagi. Sekarang marilah kita tarik garis lurus apa yg kita lakukan pada internet : kita buka browser, browser-nya Chrome, kita googling mencari berita, kita berkomunikasi bareng sahabat via Gmail, kita chat & sharing via Hangouts, kita nir melihat TV tapi nonton YouTube, pekerjaan kawasan kerja kita timbul pada Docs, lalu kita keluar rumah membawa ponsel yg dimotori oleh Android, pada jalan kita masih wajib buka email, lihat Peta pada Google Maps, kita beli pelaksanaan pada Google Play Store, & seterusnya hingga malam kita tidur. Bangun pagi alarm kita dibuat oleh Google pada Androidnya.

Lalu apa muaranya seluruh ini? IKLAN. Google mendapatkan uang berdasarkan iklan yg timbul pada hampir seluruh produknya. Kalau Knda seringkali lihat iklan kucing KakaoTalk, atau lihat iklan baju Zalora & Berrybenka, atau melihat iklan bayinya Bilna, seluruh iklan itulah sasarannya Google. Jangan terkejut, tahun 2012 pendapatan Google berdasarkan iklan ialah Rp 500 triliun! Bandingkan bareng "pendapatan Pajak Indonesia pada tahun yg sama" Rp 1.000 triliun .

Sama bareng separuh pembayaran pajak seluruh rakyat Indonesia. Kenapa iklan? Karena seluruh perusahaan yg menjual sesuatu butuh produknya dikenal orang. Kita mau jual sepatu, paling pasti kalau jualan kita ditampilkan iklannya pada orang yg mencari sepatu bukan?

Melihat nomor tersebut, yg akan terus bertumbuh pada tahun-tahun mendatang, dan prospek iklan, nir dapat dipungkiri Google sebagai adidaya-nya dunia maya. Google jadi Amerikanya internet, yg sebagai regulator atau pengaturnya internet. Semua orang yg mau berbisnis pada internet wajib mengikuti peraturannya Google, seluruh orang yg mau memakai internet wajib tunduk tata caranya Google.

Ini baik atau buruk? Kita nir dapat menghakimi. Kita nir tahu mana yg betul. Yang jelas berdasarkan pelajaran ini kita tahu bahwa timbul penguasa pada dunia internet yg membuat hidup kita semakin baik namun membuahkan hidup kita makin tergantung.

Let's be smart, only smart people think smart. [tts]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here