Hubungan Komunikasi Politik Dan Media Massa

0
567
Advertising
Advertising

Hubungan Komunikasi Politik Dan Media Massa
Peran Media Massa dalam Politik

Hubungan antara media serta politik adalah relasi yg saling membutuhkan. Para pelaku politik membutuhkan media buat mempublikasikan kebaikan partai politiknya atau bahkan menggunakannya menjadi wilayah mengkampanyekan partai politiknya. Namun yg akan dibahas dalam sini adalah sejauh mana kiprah media turut andil dalam politik.

Media massa, baik cetak juga elektronik, merupakan media keterangan bagi rakyat yg mempunyai kegunaan menjadi sarana pemberi keterangan kepada rakyat, waktu ini bukan hanya dimanfaatkan menjadi media buat berkata keterangan modern ihwal insiden yg terjadi dalam rakyat, akan tetapi juga digunakan menjadi sarana komunikasi politik.

Para Pelaku politik memakai Media Massa menjadi sarana buat berkata visi misi dari suatu partai politik atau para calon pemimpin yg sedang berkampanye. Para pelaku politik tadi cenderung buat menawarkan ilustrasi yg baik dari partai politik atau individu pelaku politik.

Iklan Politik

Iklan awalnya hadir dalam industri jasa serta usaha, baik menyangkut penjualan barang serta jasa juga penguatan opini serta image. Pada masa sekarang, iklan sungguh menjadi daya tarik rakyat Indonesia serta diperbincangkan dengan hangat terutama dalam masa-masa Pemilu 1999.

Iklan politik memang bukanlah sesuatu yg baru. Iklan politik hadir dalam setiap lima tahun sekali waktu dilaksanakan pemilihan generik para wakil rakyat yg duduk dalam forum perwakilan rakyat. Hanya perbedaannya terletak dalam iklan politik yg muncul selama kampanye Pemilu 1999 jauh lebih meriah. Kebebasan keterangan yg ditandai dengan keluarnya era Reformasi menghasilkan bermacam-macam media, baik media cetak juga media eletronik menjadi sarana efektif buat berkampanye. Bahkan dikatakan Setiyono, jauh lebih efektif dibandingkan dengan pengerahan massa, meskipun model usang tadi masih permanen digunakan selama kampanye Pemilu.

Iklan politik yg digunakan oleh pelaku politik mampu menghipnotis pilihan calon pemilih karena calon pemilih mampu lebih banyak mengetahui visi misi dari calon wakil rakyat. Hal tadi lebih menguntungkan para pelaku politik dibandingkan dalam waktu kampanye yg dilakukan hanya berupa pamflen serta baliho dalam pinggir jalan.

Pelaku Politik yg Memiliki Media Massa

Hubungan antara politik serta media juga terlihat dalam pemilik media yg memanfaatkan media massa yg beliau miliki buat mempromosikan partai politik, yg juga partai politik yg pemilik media tadi miliki.

Ada beberapa pemimpin partai politik yg mempunyai media massa swasta dalam Indonesia. Pemimpin Partai Politik tadi salah satu nya adalah Surya Paloh. Surya Paloh adalah pemilik dari Media Group, yg juga adalah Ketua Umum Partai Nasional Demokrat. Hal tadi sangat menguntungkan bagi Partai Nasional Demokrat karena mereka mampu mengontrol isu yg disampaikan kepada public, apakah isu tadi mampu menguntungkan bagi partai nya atau tidak.

Sebagian akbar isu yg disajikan oleh Metro TV (stasiun Televisi milik Media Group) cenderung menawarkan kekurangan dari pemerintah, baik itu kebijakan yg cenderung menyusahkan rakyat juga kelemahan-kelemahan dari Presiden waktu ini, yan notabene adalah lawan politik nya.

Berita-isu yg menawarkan keburukan dari Presiden juga lawan politik dari Surya Paloh atau Partai Nasional Demokrat tadi mampu menghipnotis evaluasi publik terhadap kinerja serta kualitas kerja lawan politik nya. Dan pemberitaan yg menawarkan kebaikkan dari partai Nasional Demokrat mampu membagikan evaluasi yg baik terhadap public, serta tentu saja akan menguntungkannya.

Hal tadi akan berdampak dalam waktu Partai Nasional Demokrat terjun dalam pemilihan generik. Pemilih yg menjadi pemirsa dari Metro TV akan cenderung menentukan calon dari Partai Nasional Demokrat karena pemilih tadi telah disuguhi isu-isu yg mampu menghipnotis pilihannya menjadi menentukan Partai Nasional Demokrat (meskipun hal tadi belum bisa dipastikan).

Kesimpulan

Hubungan antara media serta politik sangat terlihat dalam waktu ini melalui media massa cetak juga elektronik. Hubungan yg paling kentara terlihat adalah dalam waktu menjelang pemilu, iklan politik memenuhi media massa cetak juga elektronik. Hampir dalam semua stasiun televisi, iklan politik ditayangkan dalam antara iklan-iklan produk barang atau jasa sehari-hari. Kampanye dengan memakai iklan politik dalam media massa, terutama televisi, mampu lebih menguntungkan para calon wakil rakyat dibandingkan kampanye dengan memakai pamphlet serta baliho yg disebar dalam pinggir jalan, karena calon pemilih mampu mengetahui lebih banyak ihwal visi misi dari para calon wakil rakyat.

Hubungan antara media serta politik juga terlihat dalam pemilik media massa yg memanfaatkan media massa nya buat mempromosikan partai politik miliknya. Cara mempromosikan partai politik tadi bukan hanya dengan iklan politik, akan tetapi juga memanfaatkan pemberitaan yg ada dalam dalam media massa tadi. Pemberitaan tadi mampu dimanfaatkan dengan membagikan isu ihwal keburukan dari lawan politik nya, serta membagikan isu yg berisi kebaikan dari partai politiknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here