Menikmati Khasnya Cakalang Fufu pada Kubangan Santan

0
542

Menikmati Khasnya Cakalang Fufu pada Kubangan Santan
Hai hai … pernah dengar cakalang fufu?

Itu lho, ikan cakalang yang diawetkan melalui proses pengasapan. Biasanya yang digunakan sebagai bahan bakarnya artinya sabut kelapa. Sabut kelapa ini mengakibatkan aroma yang khas dan menghasilkan rasa ikan semakin sedap. Ikan ini bisa tahan sampai sekitar 1 minggu tanpa memakai bahan kimia sebagai pengawet. Bahkan bisa lebih lama lagi bila disimpan di kepada kulkas.

Cakalang fufu adalah keliru satu oleh-oleh khas Manado sebab adalah keliru satu komoditas perikanan tangkap di perairan Sulawesi Utara yang terkenal nikmat. Cakalang asap biasa dimasak khas Manado dengan menghasilkan makanan yang digoreng campur sambal, dimasak santan, rica, dan dimasak pampis (cakalang suwir).

Di Bitung, sebuah kota di Sulawesi Utara malah muncul poly pusat pengasapan ikan yang dikelola masyarakat setempat. Misalnya saja di kelurahan Girian Atas, kecamatan Girian. Satu unit bisnis bisa menghasilkan 200 kilogram cakalang fufu setiap harinya. Kira-kira 75 % penduduknya menjadikannya sebagai mata pencarian. Maka tak keliru bila kampung ini dikenal dengan nama kampung cakalang fufu.

Suatu ketika kami mendapatkan kiriman cakalang fufu dari kerabat yang tinggal di Manado. Sudah lama sekali, saya lupa persisnya berapa jumlah yang dikirim. Kalau nir keliru muncul 4 ekor. Butuh waktu lama menghabiskannya sebab ukurannya yang akbar. Sampai puas saya menikmatinya.

Yang paling nikmat dari saya artinya bila cakalang fufu ini dimasak santan. Maknyos. Rasa khas ikan asap bercampur dengan rasa gurih santan dan bumbu-bumbunya. Hmmm, mengingat kembali makanan ini menghasilkan air liur saya terbit.

Caranya gampang. Buat yang biasa masak niscaya bisa menyesuaikan berapa ukuran santan yang tepat untuk besaran ikan yang diinginkan.

Ini dia bahan-bahannya:

1 ekor cakalang fufu berukuran agak akbar
500 mililiter santan kental
Siapkan santan encer untuk tambahan kuah
3 siung bawang putih
4 siung bawang merah
2 sdm ketumbar (boleh pakai yang serbuk kalau mau praktis)
2 ruas kunyit (boleh pakai yang serbuk kalau mau praktis)
2 ruas jari lengkuas dikeprak
2 batang sereh yang dimemarkan
3 lbr daun jeruk, buang tulang daunnya supaya lebih wangi
Garam secukupnya
Boleh tambah gula jika suka, kalau saya tak biasa menambahkan gula kepada masakan bersantan.

Cara memasaknya:

Bersihkan ikan dari kulitnya (bila masih muncul) dan tulangnya lalu potong kecil-kecil.
Haluskan bawang putih, bawang merah, garam, ketumbar, dan kunyit.
Panaskan santan di panci, tambahkan potongan-potongan ikan. Aduk sesekali.
Tumis bumbu halus dan tambahkan kepada panci, aduk-aduk.
Masukkan bumbu-bumbu lain ke kepada panci: lengkuas, sereh, dan daun jeruk.
Masak terus sampai ikan lunak. Tambahkan santan encer bila dirasa perlu atau sedikit air. Jangan lupa untuk terus diaduk supaya santan nir pecah.

Hmm, yang mengaku jago masak wajib mencoba jenis kuliner ini. Rugi kalau nir pernah mencoba mengolah dan merasakannya. Rasa khasnya itu lho, nir didapatkan dari ikan lain. Kalau di daerahmu tak muncul cakalang fufu, internet bisa membantu. Coba saja browsing pakai istilah kunci cakalang fufu, muncul koqyang menjualnya secara online dan bersedia mengirimkannya ke alamatmu. Apa sih yang nir bisa di zaman canggih ini?

Makassar, 5 Januari 2013

Referensi:

https://www.tokobagus.com/iklan/cakalang-fufu-cakalang-asap-3694519.html
https://travel.kompas.com/read/2014/01/01/1558296/Cakalang.Tumpuan.Kampung.Girian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here