NAS (Network Attached Storage) Alternatif Server buat SMB dan SOHO

0
307

NAS (Network Attached
Saat ini tentu kebanyakan menurut Knda telah nisbi familiar dengan istilah NAS (Network-attached storage). Yup, NAS adalah sebuah perangkat storage yg dapat terhubung dengan jaringan. Lalu apa bedanya dengan storage server? Sebetulnya nir jauh berbeda, hanya saja NAS didesain dengan penggunaan yg lebih gampang khususnya menurut sisi skalabilitas. Nah, sebelum membahas lebih jauh. Kami akan coba paparkan sedikit latar belakang menurut penggunaan storage server dan kaitannya dengan NAS.

Storage server misalnya kita tahu berfungsi menjadi penyimpanan data berkapasitas akbar. Saat ini hampir setiap kawasan kerja atau bahkan unit usaha berskala kecil dengan server menjadi sarana usaha mereka. Disamping menjadi kawasan penyimpan data, storage server maupun dapat menjadi media untuk menjalankan fungsi server lainnya, misalnya Email Server, Database Server, FTP Server, Application Server atau Multimedia Server yg membutuhkan kapasitas penyimpanan dengan dan terpusat (shared & centralized data storage).

Hampir setiap perangkat ketika ini dapat terhubung dengan jaringan, entah dengan media kabel atau secara wireless. Sebelumnya, akses untuk dapat terhubung ke jaringan hanya dapat dilakukan sang perangkat personal komputer atau notebook saja. Namun sekarang, smartphone, tablet, pocket camera, TV, kulkas hingga mesin cuci telah dilengkapi akses jaringan. Hal tersebut tentu saja berpengaruh kepada fungsi server, pada mana akses data akan semakin intens. Dan yg paling krusial lagi, kapasitas data yg akbar akan semakin dibutuhkan.

Misal pada usaha online shop yg sangat bergairah belakangan ini, dimana materi foto menjadi ujung tombak kegiatan marketing untuk mendongkrak angka penjualan. Jika dalam satu hari saja online shop menghasilkan 500 foto menurut kamera pocket atau smartphone dengan resolusi setidaknya 13MP dengan berukuran arsip per foto mencapai tiga MB. Maka, setidaknya dibutuhkan storage untuk menampung 1,lima GB data per hari, dan 45 GB per bulan. Bisa diperkirakan bahwa storage berkapasitas 1 TB yg Knda gunakan akan habis dalam kurun waktu 6 bulan saja. Tentu anda nir ingin menghapus foto-foto lama untuk memberi ruang baru bukan, karana siapa tahu suatu waktu anda memerlukan foto-foto tersebut.

Solusi untuk mengatasi perkara pada atas sebetulnya nisbi gampang, yakni melakukan upgrade. Namun sayangnya, proses upgrade storage server umumnya mengharuskan penon-aktifan catu daya, persis misalnya mekanisme ketika Knda melakukan upgrade komponen PC. Yang menjadi perkara pada sini artinya, proses down time pada server secara langsung akan mengganggu produktivitas kegiatan usaha bagi perusahaan.

NAS artinya solusi yg dapat mengatasi perkara pada atas. NAS artinya perangkat yg memiliki fungsi yg mirip dengan server dan harganya nisbi lebih terjangkau dibanding server. Perangkat ini telah dilengkapi dengan hard disk, sistem operasi, dan aplikasi untuk pengelolaan. Perangkat ini membebaskan server menurut tugas menyimpan dan men-share arsip, dan memiliki skalabilitas yg lebih baik sebab sifatnya yg independen.

KELEBIHAN NAS DIBANDING STORAGE SERVER

Kemudahan, hanya perlu dihubungkan dengan server melalui jaringan Ethernet yg telah timbul sebelumnya. menjadi akibatnya pengguna nir perlu mematikan server apabila timbul penambahan kapasitas

Mendukung protokol sistem arsip yg sangat luas menjadi akibatnya dapat diakses sang personal komputer klien yg berbasis Windows, Unix, Linux dan Mac

Ragam Fitur diantaranya RAID dan drive yg hot-swappable (dapat diganti seketika), maupun fitur konservasi data perusahaan akbar, contohnya replikasi, dan mirroring untuk menjaga integritas data

Dapat Menjalankan Fungsi Server, bahkan selain mendukung fungsi virtualisasi, NAS sekarang maupun telah dilengkapi fungsi cloud service, multimedia, surveillance, backup, arsip sharing, mobile apps dan masih banyak lagi.

Tingkat utilisasi tinggi, dapat dipakai sang banyak server sekaligus
Menghemat ruang dalam data center sebab menyediakan kapasitas simpan akbar dengan wujud fisik kecil, Dilengkapi dengan satu atau lebih portal Ethernet Gigabit untuk lalu lintas data yg lebih cepat
Konsumsi daya NAS lebih rendah ketimbang server
Dilengkapi Mini UPS terintegrasi misal pada Thecus N5810PRO, sangat berguna waktu NAS dengan mode RAID yg memang nisbi rentan waktu listrik terputus mendadak

Sumber :
https://www.teknobandit.com/2015/12/n…perangkat.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here