Pilihan Daerah buat Mengamati Fenomena Bintang di Langit

0
255
Fenomena Bintang di Langit

JAKARTA, KOMPAS.com – Kegiatan mengamati bintang di langit bisa jadi pilihan mengisi saat. Bintang-bintang bertaburan bisa dipandang bila langit cerah dan tak disinari oleh kerlap-kerlip lampu kota.

Setiap malam, langit kemungkinan akan diterangi oleh bintang-bintang yang bisa membentuk rasi. Pada bulan Agustus ini, masyarakat bisa melihat "Segitiga Musim Panas" yang terdiri berdasarkan bintang Vega, Deneb, Altair. Bintang-bintang yang tersusun dalam bentuk segitiga ini sangat legendaris. Di Jepang, deretan ini dikenal bersama "Gingga".

Seluruh masyarakat Indonesia juga bisa melihat bersama mata telanjang rasi bintang Angsa (Cygnus), Salib Selatan (Cygnus), dan rasi Kalajengking (Scorpio).

"Khusus buat Sabtu malam (6/8/2016), kita juga bisa melihat Mars, Saturnus, dan bintang Raksasa Merah Antares yang membentuk segitiga," istilah Kepala LAPAN Thomas Djalaluddin.

Namun sayangnya, beberapa wilayah perkotaan misalnya Jakarta dan Bandung akan kesulitan mengamati bintang sebab langit yang tertutup polusi cahaya berdasarkan lampu gedung dan perumahan. Nah, di tempat Indonesia mana yang bisa digunakan buat bisa mengamati bintang-bintang bersama terang tanpa terhalang polusi cahaya?

Astronom Komunikator berdasarkan Komunitas Astronomi Langit Selatan, Avivah Yamani membicarakan, tempat-tempat misalnya di Pulau Ambon dan Maluku Utara bisa dijadikan tempat pengamatan. Pasalnya, di sana belum poly polusi cahaya yang mengganggu pengamatan bintang di langit.

"Di Pulau Jawa berdasarkan gunung bisa kok atau ke area desa. Pantai juga bisa. Intinya jauh berdasarkan area kota. Maba juga indah. Di Pantai Liang sih oke. di Pantai Natsepa juga harusnya indah. Ambon bukan di kota ya, melipir ke luar kota. Di Nusa Tenggara juga oke," ujar Avivah kepada KompasTravel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here