Prospek Cerah Industri Gim di Indonesia

0
649

Indonesia semakin berkembang dalam arus industri teknologi informasi global. Hal tersebut terlihat dari semakin meningkatknya digitalisasi yang terjadi kepada aneka macam bidang. Lebih dari itu, ketika ini Indonesia punya barisan anak muda kreatif yang siap bersaing kepada arus global, termasuk kepada Indusri Games.

Mengutip peryantaan Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Hari Santosa Sungkari, permintaan permainan elektronik, computer, konsol dan ponsel terus meningkat. Hal ini juga didukung oleh penetrasi jaringan internet yang luar biasa dan perangkat ponsel 4G yang harganya semakin terjangkau.

Berdasarkan data yang diambil dari situs Newzoo, industri game di Indonesia kepada 2014 bernilai Rp 2,3 triliun. Pada 2015, nilainya meningkat menjadi USD 321 juta atau naik 56 persen. Data dua tahun terakhir memang belum dirilis, tapi melihat penetrasi jaringan internet yang semakin luas dan terjangkau tentunya bisa dipastikan bahwa jumlahnya semakin meningkat setiap tahunnya.

Dalam situs Newzoo, juga disampaikan bahwa pemain games di Indonesia ketika ini jumlahnya mencapai 42.8 juta orang. Dari jumlah tersebut 56% nir enggan memainkan games-games berbayar. Jumlah tersebut turut mendudukkan Indonesia di posisi ke-24 dalam pasar game dunia dan nomor 2 di Asia Tenggara.

Menilik hal tersebut, tentunya Indonesia diharapkan nir hanya menjadi pasar dari Industri Games Internasional. Lebih dari itu, Developer lokal diharapkan dapat menjadi salah satu pemain utama dalam Industri Games di Indonesia. Saat ini, pertumbuhan developer lokal terus meningkat setiap tahunnya, tercatat hampir 200 judul games baru diluncurkan developer lokal. 

Angka tersebut memang belum bisa dikatakan signifikan, namun Indonesia sudah bisa dikatakan berada dalam track yang sahih. Hal tersebut ditunjukan bersama kualitas games keluaran developer lokal yang nir kalah apabila dibandingkan bersama developer luar negeri. Sebagai contoh yakni dreadOut yang dirilis oleh Digital Happiness dan Tahu Bulat yang dirilis Agate, Developer dari kota kembang Bandung.

Games lain yang ramai diberitakan akan dapat menyusul kesuksesan DreadOut dan Tahu Bulat adalah WISGR. WISGR adalah games yang akan dirilis kepada awal tahun depan oleh developer games dari Jakarta yakni Guklas. Melalui review yang ditulis oleh media Gamespot, Buzzfeed dan Kumparan, keunggulan WISGR terletak kepada original story dan karakter yang belum ada kepada games sejenis yang sudah ada sebelumnya. Pada beberapa media tersebut juga dikatakan bahwa story dari WISGR akan dapat menyentuh sisi  emosional dari pemain.

Selain itu, Twist Story yang ada dalam sepanjang permainan juga dikemas bersama sangat baik, sehingga dibutuhkan ketangkasan yang relatif dalam menaklukan games satu ini. Hal tersebut bisa dibayangkan karena dalam pemberitaan juga disebutkan bahwa Guklabs adalah developer games yang diisi oleh orang-orang yang sudah berpengalaman kepada bidangnya.

CEO dari Guklabs Johanes Antonius dalam wawancara Jawapos turut menyatakan bahwa games ini dirancang menjadi bentuk karya anak bangsa yang dapat bersaing di pasar internasional. Guklabs akan segera mengeluarkan video teaser yang akan diupload kepada aset digital mereka. Selain itu, demo juga sudah dipersiapkan sehingga bisa dirilis dalam waktu dekat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here