Tony Parker dalam Puncak Eropa

0
211
Tony Parker dalam Puncak Eropa

SETELAH selesai makan pagi di hotel, kami berjalan menuju Interlaken Ost, keliru satu stasiun kereta api di kota Interlaken, Swiss. Udara pagi itu kurang lebih 16 derajat celsius, terasa sejuk ditingkahi sepoi angin dingin dan hangatnya sinar mentari. Sekitar 5 menit kemudian, pukul 08.30 setempat, kami datang di stasiun.

Sudah siap ke zenit Eropa? Pakai baju berapa lapis? Saya pakai dua lapis, ditambah jaket dan sarung tangan ini, karena udara di atas sangat dingin, tutur Pen Tiyawarakul, Perwakilan Jungfrau Railway di Thailand, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam pertengahan September kemudian, sambil menunjukkan jaket dan sarung tangan ekspresi dominan dingin yang dibawanya.

Ya, hari itu, kami rombongan wartawan menurut sejumlah negara hendak ke Jungfraujoch, kawasan wisata dan stasiun riset ilmiah di Pegunungan Alpen yang berada di ketinggian 3.454 meter di atas permukaan bahari (mdpl).

Kami diundang untuk menonton pertandingan bola basket memakai bintang utama Tony Parker. Sebagai orang yang tinggal di negara tropis, saya dan beberapa wartawan menurut Asia Tenggara mengenakan sandang berlapis dua plus membawa jaket ekspresi dominan dingin.

Pukul 08.35 ketika setempat, kereta api listrik yang akan membawa kami ke Stasiun Lauterbrunnen pun datang. Pendakian kami menurut Interlaken yang berada di ketinggian 570 mdpl menuju Jungfraujoch memakai kereta api harus melewati dua stasiun, yaitu Lauterbrunnen (795 mdpl) dan Kleine Scheidegg (2.061 mdpl).

Sepanjang bepergian selama kurang lebih 1 jam tersebut, kami dimanjakan memakai pemandangan hamparan rumput hijau di Pegunungan Alpen dan jua tempat tinggal-tempat tinggal tradisional penduduk setempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here