Warga Antusias menggunakan Program Buku Serba Rp lima.000 kepada Gudang Gramedia

0
791

SLEMAN,KOMPAS.com – Program kitab serba Rp 5.000 di gudang PT Gramedia Asri Media, di Jalan Raya Tajem Nomor 197 Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta mendapat antusias asal masyarakat.

Ratusan masyarakat, baik asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah bahkan Jawa Timur datang untuk berburu kitab tertentu di gudang PT Gramedia Asri Media.

Para pemburu kitab di gudang PT Gramedia Asri Media Jalan Raya Tajem Nomor 197 Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta tampak sudah datang sejak pukul 07.30 WIB.

Barisan masyarakat asal poly sekali kalangan dan usia tampak memanjang bagaikan ular. Bahkan sampai luar pagar gudang.

Rudy Setyawan, Modern Store And Agency Channel Superintendent PT GAM Area Yogyakarta-Jawa Tengah mengatakan kitab murah ini ialah program Gramedia untuk menularkan virus literasi dan gemar membaca kepada masyarakat.

"Intinya Gramedia berbagi virus literasi, gemar membaca, memancing masyarakat gemar membaca beserta memberikan harga murah," ujar Rudy Setyawan, Modern Store And Agency Channel Superintendent PT GAM Area Yogyakarta-Jawa Tengah saat ditemui Kompas.com, Sabtu (10/09/2016).

Disampaikanya, masyarakat luas bisa datang dan berburu tertentu di Gudang Gramedia Jalan Raya Tajem Nomor 197 Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Semua kitab yang ada baik, kitab anak, kitab motivasi, resep masakan, sejarah, ilmu pengetahuan, sastra, novel dan komik harganya Rp 5.000.

"Program ini mulai 8 sampai 30 September 2016. Hari Minggu kita tutup," tegasnya.

Bagi yang ingin berburu di gudang Gramedia Jalan Raya Tajem Nomor 197 Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta mulai buka pada pukul 08.00 WIB dan ditutup pukul 15.00 WIB.

Dibeberkannya, sejak program kitab serba Rp 5.000 dibuka pada 8 September 2016 kemarin per hari rata-rata ada 100 sampai 200 orang yang datang. Sehingga untuk sistem masuk ke dalam gudang harus disesuaikan beserta situasi.

"Hari ini (Sabtu) sangat poly peminat, jadi kami terpaksa harus dengan sistem buka tutup," urainya.

Sebab, lanjutnya gudang kitab berada di lantai 2 dan berlantaikan kayu. Selain itu tempat penyimpanan kitab pula tidak begitu luas, sebagai akibatnya tidak bisa untuk poly orang berada di atas. Sehingga mau tidak mau, pengunjung terpaksa harus antri untuk bisa bergantian masuk kedalam.

"Sekali lagi ini demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan pengunjung, kami harus membatasi. Tapi masih sampai 30 September jadi masih ada waktu lama," tandasnya.

Rudy menyampaikan, program kitab serba Rp 5.000 akan dibuka kembali pada hari Kamis (15/09/2016), karena setelah dibuka tiga hari perlu ada penataan ulang.

Sementara itu, Imam Rifin mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial mengaku datang pukul 09.00 WIB dan baru bisa masuk pukul 10.40 WIB. Namun demikian, meski harus antre program Gramedia beserta kitab serba Rp 5.000 ini dinilainya sangat membantu masyarakat, pelajar dan Mahasiswa.

Sebab, beserta harga Rp 5.000, masyarakat termasuk, pelajar dan mahasiswa sudah bisa mendapatkan kitab.

"Ini program yang bagus, minat baca di Indonesia kan masih minim. Program ini bisa pendongkrak minat baca masyarakat," celoteh Imam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here