in

Awas Penipuan, Ini 6 Cara Membedakan Website Palsu!

Advertising
Advertising

Awas Penipuan, Ini 6 Cara Membedakan Website Palsu!
Website selayaknya menjadi media yang memudahkan kita untuk mendapatkan informasi. Bahkan dewasa ini, website telah digunakan untuk media jual beli. Tapi tak sedikit terdapat saja pihak nir bertanggung jawab yang menjadikan website sebagai ladang untuk menipu.

Buat kamu yang seringkali berselancar di internet, absolut seringkali menemukan promo menggiurkan di website. Biar kamu gak jadi korban penipuan di website, mari pahami bedanya website asli dan abal-abal!

Cara Membedakan Website Penipuan

Penipuan beserta memanfaatkan teknologi sebenarnya bukankah hal baru di Indonesia. Jauh sebelum itu bahkan telah banyak kasus penipuan via SMS. Dan sekarang, banyak banget SMS penipuan yang disertai beserta alamat website.

Apakah kamu seringkali mendapatkan SMS atau chat yang berisi alamat website mencurigakan? Jika iya, pahami ciri-ciri website penipuan berikut ya!

1. Cek Namanya

Dan peristiwa typo ini dimanfaatkan sang pihak-pihak nir bertanggung jawab untuk mencuri data rahasia kamu. Dewasa ini marak terdengar pencurian informasi memakai metode typosquatting atau URL hijacking. Para hacker atau penipu online memakai kemungkinan kamu typo untuk dijadikan alamat website lain yang disulap semirip mungkin beserta aslinya.

Beberapa website yang pernah dibuat situs palsu artinya klikbca menjadi klickbca, Facebook jadi Faceboook, dan banyak lagi yang lainnya. Karena itu selalu pastikan nama website yang kamu kunjunngi.

2. Cek Domainnya

Saat harga domain .net atau .com telah murah, beberapa website penipuan memakai domain gratisan. Tujuannya telah jelas demi mengirit porto dan menghindari registrasi dokumen yang lengkap seperti SIUP, akta, NPWP, dan dokumen pendukung lainnya.

3. Domain Berbayar Belum Tentu Asli

Dengan bermodalkan 100 ribuan, kamu telah sanggup mempunyai domain keren untuk sebuah website. Dan hal ini mulai banyak digunakan sang para penipu online untuk beraksi.

Sekedar mengingatkan, sempat rame tuh website riba online kan? Mereka memberikan pinjaman uang secara online. Yang mencurigakan, isi kesepakatannya nir jelas. Jadi selalu pastikan isinya nir mencurigakan jika menemui website yang memberikan hal-hal menggiurkan.

4. Say No to Root Domain

Ingat beserta kasus website video call WhatsApp? Sebuah website yang beralamat di whatsapp.videocalling-invite.cf memberikan layanan video call di WhatsApp jika kamu menyebarkan link-nya ke 5 grup dan 5 kontak.

Selain isi di dalamnya mencurigakan, secara fisik (alamat web) kamu sanggup curiga ini penipuan karena memakai root domain. Dengan root domain videocalling-invite.cf, sanggup saja timbul website wechat.videocalling-invite.cf, sms.video-calling-invite.cf dan lainnya. Website seperti ini sama saja beserta membentuk blog gratisan.

Jika kamu menemukan website yang memakai root domain mencurigakan, coba saja kunjungi root domain website tadi dan lihat halaman yang ditampilkannya. Biasanya akan men-direct kamu ke halaman berisi iklan-iklan yang gak jelas.

5. HTTP atau HTTPS?

Sepintas memang nir timbul bedanya antara HTTP dan HTTPS, tapi sebenarnya huruf S itu berarti Secure. Yang mana jika timbul website yang memakai protokol HTTPS itu dijamin keamanannya (ditandai ikon gembok).

Jika kamu menemukan website berhadiah yang meminta kamu untuk mengisi informasi pribadi tapi nir memakai protokol HTTPS, maka telah selayaknya kamu curiga. Masa iya data pribadi kamu nir dienkripsi?

6. Pastikan Keamanannya

Website asli harusnya dilengkapi beserta footer berupa logo atau link yang mengacu kepada penyedia keamanannya. Jika kamu nir menemukan footer tadi tapi meminta data pribadi milikmu, selayaknya kamu curiga beserta keasliannya.

Dengan langkah-langkah di atas, semoga kita sanggup terhindar berdasarkan penipuan yang memakai website ya. Langkah-langkah di atas cocok untuk kamu implementasikan waktu mengunjungi situs jual beli atau website yang memberikan hadiah.

Baca maupun artikel seputar Website atau artikel berdasarkan Epi Kusnara lainnya.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Written by admin

Mimin tukang timpuk.com.

Comments

Leave a Reply

Loading…

0

Comments

0 comments

Advertising

ATVSI Usulkan Tujuh Isu Krusial Terkait Revisi UU Penyiaran

Advertising

Awas, 13 Iklan Kocak Ini Bisa Bikin Konak!